Candi Singhasari

Selasa, 29 Mei 2012


Candi Singhasari atau Candi Singasari atau Candi Singosari adalah candi Hindu - Buddha peninggalan bersejarah Kerajaan Singhasari yang berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Cara pembuatan candi Singhasari ini dengan sistem menumpuk batu andhesit hingga ketinggian tertentu selanjutnya diteruskan dengan mengukir dari atas baru turun ke bawah. (Bukan seperti membangun rumah seperti saat ini). Candi ini berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, (sekitar 10km dari Kota Malang) terletak pada lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna di ketinggian 512 m di atas permukaan laut.
SHARE TWEET

Candi Penataran

Senin, 28 Mei 2012


Candi Penataran atau Candi Panataran atau nama aslinya adalah Candi Palah adalah sebuah gugusan candi bersifat keagamaan Hindu Siwaitis yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, di sebelah utara Blitar, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut. Dari prasasti yang tersimpan di bagian candi diperkirakan candi ini dibangun pada masa Raja Srengga dari Kerajaan Kadiri sekitar tahun 1200 Masehi dan berlanjut digunakan sampai masa pemerintahan Wikramawardhana, Raja Kerajaan Majapahit sekitar tahun 1415.

Dalam kitab Desawarnana atau Nagarakretagama yang ditulis pada tahun 1365, Candi ini disebut sebagai bangunan suci "Palah" yang dikunjungi Raja Hayam Wuruk dalam perjalanan kerajaan bertamasya keliling Jawa Timur.
Pada tahun 1995 candi ini diajukan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO dalam daftar tentatifnya.
SHARE TWEET

Gunung Kawi

Minggu, 27 Mei 2012

http://i1168.photobucket.com/albums/r493/DyonAsyikin/Gunung%20Kawi/GnButak-Kawi3--Yoedhie--2011.jpg

Gunung Kawi adalah sebuah gunung berapi di Jawa Timur, Indonesia, dekat dengan Gunung Butak. Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung berapi ini.

Gunung Kawi, terletak di sebelah barat kota Malang merupakan obyek wisata yang perlu untuk dikunjungi bila kita berada di Jawa Timur karena keunikannya, obyek wisata ini lebih tepat dijuluki sebagai "kota di pegunungan". Di sini kita tidak akan menemukan suasana gunung yang sepi, tapi justru kita akan disuguhi sebuah pemandangan mirip di negeri tiongkok zaman dulu.

Di sepanjang jalan kita akan menemui bangunan bangunan dengan arsitektur khas Tiongkok, dimana terdapat sebuah kuil/klenteng tempat untuk bersembahyang atau melakukan ritual khas Kong Hu Cu. Biasanya orang-orang Tionghoa mengunjungi tempat ini pada hari-hari tertentu untuk melakukan ritual keagamaan seperti memohon keselamatan , giam si , ci suak dsb namun tak jarang pula yang hanya sekedar berpelesir untuk melepas lelah. Di sepanjang jalan juga banyak terdapat penginapan baik itu hotel, losmen, atau bahkan rumah penduduk dapat juga disewa untuk dijadikan tempat menginap.
SHARE TWEET

Pantai Balekambang

Kamis, 24 Mei 2012


Pantai Balekambang, adalah salah satu obyek wisata pantai yang bisa di kunjuni di Malang. Pantai ini terletak di kecamatan Bantur, 65 Km sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang terbentang dengan sangat indah dimana terdapat karang laut sepanjang 2 km dan memiliki lebar 200 meter ke arah laut.
SHARE TWEET

Pantai Papuma & Watu Ulo

Jumat, 18 Mei 2012

http://i1168.photobucket.com/albums/r493/DyonAsyikin/Pantai%20Papuma/Papuma2.jpg

Meski lokasi Kabupaten Jember jauh dari ibu kota propinsi Jawa Timur, Surabaya, namun potensi wisata yang dimiliki oleh kabuten ini tak kalah menarik dengan kabupaten-kabupaten lainnya yang berdekatan dengan Surabaya.
Potensi wisata yang ditawarkan oleh Kabupaten Jember ini salah satunya adalah wisata alam berupa  pantai dibagian selatan Pulau Jawa. Pantai yang diberi nama Pantai Watu Ulo (Batu Ular) ini terletak di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu , sekitar 40 km selatan Kota Jember atau sekitar 30 menit perjalanan.

Dengan luas areal 566.910 m² dan suhu kelembapan sekitar 25 – 32 º C, pantai ini menawarkan eksotisme alam berupa batu yang berbentuk seperti badan seekor ular besar lengkap dengan sisiknya yang memanjang dari pesisir pantai hingga masuk ke laut. Konon cerita, pada jaman dahulu kala ada seekor ular yang sedang bertapa ditepi pantai ini dan membuat suatu permohonan kepada Yang Maha Kuasa. Setelah permohonan tersebut terkabul, maka ular tersebut berubah wujud menjadi batu yang memanjang dengan posisi kepala ular ada dibawah laut.
SHARE TWEET

Taman Hutan Raya R. Suryo

http://i1168.photobucket.com/albums/r493/DyonAsyikin/Cangar/Cangar6.jpg

Wana Wisata Tahura (Tanaman Hutan Raya) R. Soerjo terletak di pertemuan lereng Gunung Welirang dan Anjasmoro. Secara administratif termasuk wilayah Desa Sendi, kecamatan Pacet. Lokasinya sekitar 3 kilometer dari pusat kota Pacet melalui jalur Pacet-Cangar.

Di sekitar kawasan Tahura terdapat obyek wisata air terjun dan Gua Lowo yang menambah pesona keindahannya. Tempat ini biasanya digunakan sebagai transit dan mendinginkan mesin kendaraan bermotor bagi pengunjung yang hendak bepergian ke jurusan Mojokerto Malang via Cangar, Batu.

SHARE TWEET

Kawah Ijen

Rabu, 16 Mei 2012


Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen yang merupakan salah satu dari rangkaian gunung berapi di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru, dan Merapi. Gunung Ijen terletak di sebelah timur Gunung Merapi (di Jawa Timur juga terdapat gunung yang memiliki nama yang sama dengan gunung di Jawa Tengah yaitu Gunung Merapi). Kawasan Wisata Kawah Ijen atau Cagar Alam Taman Wisata Ijen terletak di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso.
SHARE TWEET

Megahnya gunung Bromo-Semeru

Selasa, 15 Mei 2012


Ayo..liburan ke Pegunungan Bromo-Semeru..!! jangan katakan anda pernah ke Jawa Timur kalau tidak menapakkan kakimu di Pegunungan yang terindah ini... "kawasan  alam taman nasional Bromo-Semeru". rasakan dinginnya udara yang bersih dan segar berselimutkan awan yang indah.
SHARE TWEET

Romi Wonakirun

Jumat, 27 April 2012

Setengah 12


Hahaha...
sopo sing gak kenal karo juragan siji iki ???...
juragan sing asal usule gak jelas, tapi ono' ae sing ngomong wong siji iki jebolan rumah sakit jiwa menur Surabaya...
Sekilas aku sengojo ngorek perjalanan uripe arek iki, dikarenakan arek iki nduweni jiwa sing unik... bedo koyok kejiwaan menungso pada umume...

wis oleh setahun arek iki ngganggur, pindah profesi, beralih jabatan dadi manajer nang PT. Rea-Reo Tbk.

Sa'jane lek wong normal, munggah jabatan nang manejer kan tambah apik, tapi arek iki nggak...!!! tapi mbejeded kok...

maka dari itu, sopo-sopo ae sing bersedia mengadopsi arek iki sebagai lebon/tumbal pesugihan, silahkan hubungi langsung : 085642322741.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi dokter hanya di supermarket-supermarket terdekat.
SHARE TWEET

Rasan - rasan sa'itik

Senin, 09 April 2012


PENDEKAR MENDEM





Allow dulur...
Ketemu maneh nang kabar beritae RWT Community...
Sa'iki pembahasane ancen rodok rasan-rasan konco dewe je...
Arek BR 4 mestine kenal karo sing njemunuk nang foto nduwur iku ?

SHARE TWEET

Free Antivirus (Avast)

Minggu, 01 Januari 2012

Dolor, opo biasae awakmu wedi lek komputermu kenek virus ? ojo' kuatir, ono' macem-macem antivirus sing handal gawe nggusep virus nang komputermu.
SHARE TWEET

Free Download Idm 2012

Bagi yang belum mencoba kemampuan Idm 2012, kali ini saya memberikan informasi tentang Download Idm yang bisa anda coba. Aplikasi ini mempunyai kemampuan  baru yang bisa anda baca dibawah ini
SHARE TWEET

Sak Mangkok = Rp. 6000

Senin, 06 Juni 2011

Pak "DUL" Soto BR





Dino iki pembahasane ancen rodok nyeleneh titik rek, yoiku Tukang Soto sing biasa sliweran nang kawasan BR & Sekitarnya. Pakdhe siji iki akrab nang arek-arek dgn sebutan "Pak Dul".


Sedikit cerito tentang Pak Dul, soale ono' hal unik teko wong siji iki. Sa'marine Isya' menjelang jam 8 bengi, aku karo arek-arek waktu iku lagi nyruput kopi nang GIRASETAN (Giras Etan gg.4) nyambi ngobrol ngalor-ngidul gak karuan. Lha pas lagi asyik ngobrol karo wong-wong mesakat, Teko koncoku sing jenenge >>Gombez Cilik<< dengan wajah kesusu de'e takon nang aku, "es, Pak Dul durung lewat kene yo??" yo langsung ae tak warah durung (wong sak ancen durung lewat).
SHARE TWEET

Miliarder Inggris Ini Buta Huruf


Andreas Panayiotou memiliki kerajaan properti senilai 400 juta poundsterling (Rp 5,5 triliun) dan menduduki peringkat 200 orang terkaya di Inggris. Pada Jumat (3/6/2011), dia membuat pengakuan mengejutkan. “Saya tidak bisa membaca,” katanya.


Ayah lima anak itu bukannya tidak mau belajar membaca. “Waktu kecil saya berusaha keras agar bisa membaca,” kata lelaki 45 tahun itu. Dia memutuskan berhenti sekolah pada umur 14 tahun.

Di luar masalah disleksia, Panayiotou tak membantah bahwa dia benci membaca waktu masih kecil. “Jadi setelah dewasa saya punya cara tertentu untuk menghindarinya.”

Jadi dia memiliki trik khusus untuk mengakali kelemahannya itu. “Saya memiliki daya ingat yang luar biasa, photographic memory. Saya mengenali bentuk untuk mengenali sebuah kata, tanpa perlu bisa membaca,” ujarnya.
SHARE TWEET

FALSAFAH GATOLOCO

Minggu, 05 Juni 2011

Ngemot Falsafah Kawruh Kawaskitan

Miturut babon aslinipun
Kagubah dening :  Prawirataruna
Ing awale abad 20 Masehi

Katiti-pariksa
Sarta kasalinan aksara Latin
Dening : R. Tanoyo

Penerbit S. Mulyo, Solo

 

Purwaka



PUPUH I
Mijil

Prana putek kapetek ngranuhi, wiyoganing batos, raosing tyas karaos kekese, taman bangkit upami nyelaki, rudah gung prihatin, nalangsa kalangkung.


Yroning kingkin sinalamur nulis, serat Gatoloco, cipteng nala ngupaya leyare, tar len muhung mrih ayeming galih, ywa kalatur sedih, minangka panglipur.

SHARE TWEET

Kampung Darmo Ramai sejak Dulu

Jumat, 03 Juni 2011

Salah satu kampung lama di Surabaya dengan beragam catatan sejarah adalah Kampung Darmo. Berlokasi di sisi selatan yang hampir berhimpitan dengan pusat kota Surabaya, membuat Kampung Darmo menjadi salah satu pintu `masuk` bagi setiap orang yang hendak ke tengah kota.

Banyak bangunan lama di Kampung Darmo bernilai sejarah tinggi dan masuk dalam kawasan cagar budaya sehingga mesti dilindungi dan dirawat. Bangunan kuno itu tak hanya rumah tapi juga perkantoran atau instansi, bahkan yang memiliki fungsi strategis.

Salah-satunya, di sisi selatan Kampung Darmo, tepatnya di JalanSetail, ada Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di sisi barat, ada pusat pendidikan tentara Pangkalan Marinir (Lanmar) Surabaya, yakni di Jalan Opak. Lanmar ini sudah ada sejak dahulu kala. Sedangkan di bagian timur ada makam Mbah Bungkul; lantas di bagian utara berdiri sejumlah rumah peninggalan Belanda.
SHARE TWEET

DARMAGANDHUL

Kamis, 02 Juni 2011

Carita adege nagara Islam ing Demak bedhahe nagara Majapahit kang salugune wiwite wong Jawa ninggal agama Buddha banjur salin agama Islam.
* * *

Gancaran basa Jawa ngoko;
Babon asli tinggalane KRT Tandhanagara, Surakarta;
Cap-capan ingkang kaping sekawan, 1959;
Toko Buku “Sadu-Budi” Sala.
BEBUKA
Sinarkara sarjunireng galih, myat carita dipangiketira, kiyai Kalamwadine, ing nguni anggeguru, puruhita mring Raden Budi, mangesthi amiluta, duta rehing guru, sru sêtya nglampahi dhawah, panggusthine tan mamang ing lair batin, pinindha lir Jawata.

Satuduhe Raden Budi ening, pan ingembun pinusthi ing cipta, sumungkem lair batine, tan etung lebur luluh, pangesthine ing awal akhir, tinarimeng Bathara, sasedyanya kabul, agung nugraheng Hyang Suksma, sinung ilham ing alam sahir myang kabir, dumadya auliya.


Angawruhi sasmiteng Hyang Widdhi, pan biyasa mituhu susetya, mring dhawuh weling gurune, kedah medharken kawruh, karya suka pireneng jalmi, mring sagung ahli sastra, tuladhaning kawruh, kyai Kalamwadi ngarang, sinung aran srat Darmagandhul jinilid, sinung tembang macapat.
SHARE TWEET

Nuansa Pedesaan di Kampung Sumur Welut

Rabu, 01 Juni 2011

Kental Budaya Jawa


Kampung Sumur Welut sebagian besar adalah kawasan pertanian. Saat masuk kampung ini akan terlihat disepanjang jalan bernuansa pedesaan. Mulai dari jalan yang sepi, rumah warga, udara sejuk, hingga pemandangan sekitar masih rimbun dengan pepohonan dan persawahan.


Secara kehidupan sosial, kampung ini masih kental dengan budaya-budaya pedesaan. Contohnya saja bahasa mereka mayoritas masih banyak yang menggunakan bahasa jawa halus atau yang akrab di sebut dengan bahasa krama inggil, hanya warga pendatang saja yang sudah lancar berbahasa Indonesia itupun hanya segelintir saja.


Selain itu warga masih percaya akan budaya-budaya ruwat desa, setiap panen sawah atau pada bulan Agustus mereka mengadakan ruwatan atau sedekah bumi. “ Biasanya acaranya diadakan bertepatan dengan malam syukuran 17 Agustus,” tutur Suparto (67) sesepuh Kampung Sumur Welut.
SHARE TWEET

NGELMU URIP

Kamis, 07 April 2011

Ngelmu Urip #1

Anane tak wenehi irah-irahan ‘ngelmu urip’ amarga ‘ngelmu Jawa’ iku pancadane babagan nglakoni urip tumraping manungsa ana ing ngalam donya. Fokus utamane tumuju nglakoni urip sing bener, becik lan pener murih bisa ‘titis ing pati’. ‘Titis ing pati’ iku ora ngrembuk suwarga lan neraka. Nanging luwih tumuju bisowa ngulihake sakabehing ‘unsur-unsur’ kang mangun wujuding ‘manungsa urip’ marang sumbere dhewe-dhewe kanthi sampurna. Sing saka unsur alam (geni, lemah, angin, banyu) bali marang sumber-sumbere kang ‘azali’. Sing saka cahya lan teja ya bali marang sumber azaline. Dene suksma (dzat urip, ruh) ya bali marang Suksma Kawekas (Guruning Ngadadi, Dzat Sejatining Urip). Wondene kang maune ‘wujud’ ninggala jeneng kang becik kang bisa tinulad dening turas (anak turune).

Amarga piwulange ngenani ‘ngelmu urip’, mulane piwulang Jawa luwih migatekake babagan urip bebarengan karo sakabehing titah. Kanyatan kang ora bisa dibantah, menawa manungsa ora bisa urip ijen, nanging kudu bebarengan karo manungsa liyane lan sakabehing titah kang manggon ing alam donya (Ngarcapada) kene iki. Holistik, mangkono anggone para ahli menehi tenger marang wawasan (falsafah) Jawa iki. Karepe, menawa sakabehing ‘kang ana’ ing alam semesta iki ana sesambungane sacara ‘kosmis-magis’. Kang mangkene iki tumrape wong Jawa sejatine wis mbalung sungsum dadi otot bayu. Karepe, wis dadi ‘naluri dasar’ kanggone wong Jawa.

Piwulang Jawa kang wujud ngelmu lan laku tumangkare wiwit saka sumber asal biyen-biyene nganti tumekane jaman saiki ora sarana anane ‘sistim pendidikan’. Mung sarana gethok tular ing antarane ‘sesepuh’ marang generasi bacute. Nanging pilih-pilih marang sing bisa
ditulari kawruh. Mulane saya auwe saya tipis lan terasing saka wong Jawa dhewe. Malah-malah saking ora ngertine lan kebacut nyecep kawruh saka kabudayan lan peradaban saka manca banjur nganggep ngelmu lan laku Jawa iku mung gegayutan karo olah kebatinan. Sing ekstrim banjur ngarani yen klenik, tahayul lan gugon tuhon.
SHARE TWEET

FILOSOFI SEMAR

Senin, 28 Februari 2011

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya

Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul
Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia
Filosofi, Biologis Semar
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.
Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan.
Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi. Semar barjalan menghadap keatas maknanya : “dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat”.
Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : mengadakan keadilan dan kebenaran di bumi.
Ciri sosok semar adalah :
Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua
Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan
Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa
Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok
Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekwensi atas nasehatnya
Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Isalam di tanah Jawa.
Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual . Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.
Dari tokoh Semar wayang ini akan dapat dikupas ,dimengerti dan dihayati sampai dimana wujud religi yang telah dilahirkan oleh kebudayaan Jawa .
Gambar tokoh Semar nampaknya merupakan simbol pengertian atau konsepsi dari aspek sifat Ilahi, yang kalau dibaca bunyinya katanya ber bunyi :
Semar (pralambang ngelmu gaib) – kasampurnaning pati.
Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika artinya “merdekanya jiwa dan sukma“, maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa. Manusia jawa yang sejati dalam membersihkan jiwa (ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu) artinya : “dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup”.
SHARE TWEET
 

My Twitter